Kali ini hanya ingin sedikit berbagi cerita pribadi, tapi tidak bisa kusebut namanya, cukup hati saya yang selalu menyebutnya setelah Sang Pencipta dan kedua orang tua saya.
Abi, panggilan sayang yang saya gunakan untuk memanggil seseorang yang ku kenal 3 tahun lalu. Bermula dari rasa kagum hingga jatuh cinta tanpa mengenal jauh siapa dan seperti apa. Bagaimana bisa? TAKDIR. Ya, takdir mempertemukan kita lewat media sosial. Berlandaskan keyakinan bahwa ia adalah jodoh yang dikirim Tuhan untuk saya *jaman sekarang alasan itu mungkin terdengar klasik, tapi tidak untuk saya yang sudah merasa lelah karna berkali-kali disakiti* dan pada akhirnya berani menjalin hubungan dengannya.
Pria sabar, baik hati, bijaksana, senang bergurau, dan sangat pekerja keras, hanya saja sedikit kurang peka dan sulit terbuka. ❤